Selasa, 15 Desember 2009

KAU HARUS JADI MILIKKU

Terlalu lama ku pendam

Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
AKU ADALAH PUISI

biduk di langit masih kering tertawa
melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal
menari kata dalam balutan puisi
membingkaikan rasa dalam bait
puisi adalah aku
aku bercinta dengan kata
dan merangkai menjadi satu kenangan indah
dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku
kutemukan ada detak lemah setia
MAMPU DAN SANGGUPKAH AKU

Mampukah aku melangkahkan kakiku
Saat aku berpapasan denganmu
Mampukah aku berdiri tegak saat kau menghampiriku
Mampukah aku bersua saat kau memandangku

Sanggupkah aku menahan rasa ini
Saat kau menatap mataku
Sanggupkah aku menahan air mataku
Saat ku ingat kau yang tlah menggores luka dihidupku
Karena suatu saat kita pasti bertemu

Oh Tuhan
Andai saat itu tiba, kuatkan aku akan siksa batin ini
Karna ku tak yakin, mampu dan sanggupkah diri ini
Menahan Gejolak hati
Amarah, benci, sakit serta rindu di hati

Ya Tuhan!
Aku berusaha semampuku ’tuk menutup tabir rahasia cinta itu
Tapi sungguh ku tak mampu karena Dia lah Cinta Sejatiku
Dan kini dia tlah pergi dariku
Meski ia masih menyimpan rasa sayang dan cintanya untukku
Namun sampai kapanpun aku dan dia takkan pernah bisa bersatu
Dan kumohon hapuskan rasa ini dari hatiku
Sungguh ku tak mau terpuruk dalam dunia semu
HINGGA KU TERLELAP

Memendam rasa
Tak bisa ungkapakan rangkaiyan kata
Sebutir cinta tlah tumbuh
Serpihan harapan tlah menghilang

pejamkan mata sejenak
Hanya untukmu
Memberi kenyataan dalam khayalan
Tuk bisa milikimu

Hingga kuterlelap
ku takan menyesali
hingga ku tak terbangun
kan kubawa cinta ini slama nya
MATI BERSAMA MIMPI

Aku tidak akan pernah menemukan cinta
seindah cintaku padamu
Bagiku kau adalah semua yang sangat aku inginkan di dunia

Di saat malam semakin dingin
Di saat bintang tidak hadir
Kau di sini bersamaku
menghangatkanku-setidaknya hatiku-
menerangi hidupku
untuk kembali menapaki kehidupan

Semua begitu indah
Saat-saat bersamamu
Namun kau kini bagai satu cerita misteri
menghilang bersama kata-kata yang tersimpan dalam diari

Menunggumu
sepiku sendiri
di tengah perasaanku yang berkecamuk
Aku selalu yakin
Kamu akan kembali
Kembali dalam hidupku
Mewarnai emosiku
dan… akhirnya

Kaupun mati selamanya
Bersama mimpi-mimpiku
LUKA
Mataku menatap langit kosong
kurasakan hatiku tergoncang
Hebat, berdegup kencang
Apa yang terjadi?

Sebuah mata pisau menancap tepat di dada
seraya ku terjatuh dan tersungkur
Darah segarpun mengucur

Apa yang sebenarnya kulakukan?
Hingga aku menancapkan pisau itu didadaku
Malang yang tak terpikirkan olehku
Derita ini karena wajah lusuh itu

Meski nadi masih berdenyut
Meski mata masih terbuka
Meski lidah masih bisa merasa
Tapi yang kurasa adalah kematian dalam hatiku
Luka ini lukamu

Balas

puisi

sisakan untukku rasa itu
yang dapat kubuat tuk lupakanmu
agar bayangmu tak lagi slalu disini
seperti kini saat ku sendiri

bersamamu hanyalah mimpi
yang slalu ada jika mulai kupejamkan mata ini
dimana kau kini kutak tau pasti?
ingin tak ingin kubertemu denganmu lagi

tuk tanyakan..rasa ini mengapa tak pernah mau pergi?